Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Selamat pagi kawan-kawan, selamat berakhir pekan :)
Baik jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan menyampaikan
hasil kunjungan saya ke sebuah perpustakaan khusus yang saya kunjungi waktu
lalu yaitu Perpustakaan Khusus Psikologi ICBC (Institution of Community Behavioral
Change). Sebenarnya kunjungan ini merupakan tugas dari dosen saya, tetapi
akhirnya saya temukan juga sisi asyiknya. Mau tahu seperti apa perpustakaan
ini, oke langsung saja.
Perpustakaan Psikologi ICBC terletak di Jalan Ki Mangunkarso
27, Pakualaman, Yogyakarta atau tepatnya sebelah utara-barat SMK SMTI
Yogyakarta. Perpustakaan ini sebenarnya adalah milik seorang Dosen Psikologi
UGM yang sekarang sudah pensiun. Perpustakaan ini juga dibangun di atas pekarangan beliau. Berawal dari banyaknya koleksi pustaka beliau
yang akhirnya dikembangkan menjadi sebuah perpustakaan khusus tentang ilmu
psikologi.
Mengenai layanan untuk pemustaka, di sini saya menyarankan agar
menjadi anggota perpustakaan karena kita akan mendapatkan fasilitas-fasilitas
yang berbeda ketika menjadi anggota. Dari infomasi yang saya dapat ketika
wawancara dengan pustakawan di Perpustakaan Psikologi ICBC, saya mendapat
beberapa hal, yaitu:
1. Syarat untuk mendaftar menjadi anggota baru
- Fotocopy identitas yang masih berlaku (KTP/SIM & KTM)
- Pas foto 3 x 4 (2 lembar)
- Mengisi form pendaftaran secara lengkap
- Membayar biaya administrasi :
- Keanggotaan 3 bulan : Rp 45.000,00
- Keanggotaan 6 bulan : Rp 70.000,00
- Keanggotaan 1 tahun : Rp 120.000,00
- Untuk perpanjangan keanggotaan :
- Keanggotaan 3 bulan : Rp 40.000,00
- Keanggotaan 6 bulan : Rp 65.000,00
- Keanggotaan 1 tahun : Rp 110.000,00
2. Ketentuan dan Keuntungan menjadi anggota
Perpustakaan ICBC
- Anggota bebas biaya masuk ke Perpustakaan ICBC dan kota komik
- Berhak meminjam buku maksimal 3 buku selama 5 hari, dan dapat diperpanjang 1 kali
- Peminjaman buku harus meninggalkan KTM/KTP yang masih berlaku & Kartu Keanggotaan Perpus boleh dibawa
- Perpanjangan dapat melalui sms/telepon dengan menyebutkan nama atau nomor anggota
- Keterlambatan pengembalian buku dikenakan denda Rp 5.000,00 per hari untuk setiap buku
- Biaya fotokopi, terjemahan, print, dan scan lebih hemat daripada non anggota
- Dapat memesan buku/jurnal untuk disiapkan terlebih dahulu sebelum datang (khusus untuk koleksi yang ada di Perpustakaan ICBC dan pemesanan minimal sehari sebelumnya) (free)
- Dapat memesan buku/jurnal psikologi di luar koleksi dari Perpustakaan ICBC dengan ketentuan biaya yang berlaku (not free)
- Perpanjangan Kartu Anggota berlaku dengan masa tenggang 1 bulan
- Bila kehilangan kartu dapat menghubungi pustakawan ICBC
Layanan
|
Anggota
|
Non-Anggota
|
Biaya Masuk
|
Free
|
7.500
|
Fotokopi
|
185/lbr
|
300/lbr
|
Print
|
300/hal
|
400/hal
|
Scan
|
1000/hal
|
1.500/hal
|
Terjemahan
|
9.500
|
11.000
|
Nah, di sini saya tertariknya ternyata
Perpustakaan ICBC juga melayani terjemahan, baru kali ini saya menemui
Perpustakaan yang melayani seperti ini. Keren :D
Senin – Jum’at
|
09.00 – 17.00
|
Istirahat
|
12.00 – 13.00
(Selama istirahat, Perpustakaan ICBC
tutup sebentar & pemustaka dipersilahkan menunggu di luar ruang baca)
|
Hari Jum’at akhir bulan
|
Khusus untuk hari Jum’at di akhir
bulan, Perpustakaan ICBC mengadakan Jum’at Bersih (Tutup) dan hanya menerima
layanan pengembalian buku sampai pukul 12.00 WIB dan akan buka kembali
seperti biasa pada hari jam kerja berikutnya.
|
Oh iya, terdapat satu hal lagi yang membuat saya terkagum,
yaitu di Perpustakaan ICBC terdapat tempat baca komik/ comic corner yang
bernama "Kota Komik". Di ruangan ini terdapat ratusan komik menarik yang dapat
dibaca untuk refreshing ketika pikiran sudah mulai penat. Ruangan ini dapat
menjadi hiburan tersendiri atau tempat kita menghabiskan waktu bagi yang hobi
membaca cerita bergambar, termasuk juga manga. :D (Ket: manga adalah istilah
komik dalam bahasa Jepang)
Mengenai kemudahan dalam pengaksesan bahan pustaka, di
perpustakaan ini sudah diotomasi sedemikian rupa menggunakan SLiMS (Senayan
Library Management System) yang dapat diakses secara intranet menggunakan
komputer yang telah disediakan. Untuk sistem klasifikasinya, di sini juga
menggunakan klasifikasi DDC (Dewey Decimal Classification). Oh ya, tidak lupa
ketinggalan ruangannya juga sangat nyaman. Ruangannya cukup dingin untuk
kenyamanan membaca karena ada AC dan akses Wifi secara gratis untuk anggota
maupun non-anggota.
Untuk bahan pustaka di sini bermula dari milik pribadi Dosen
Psikologi UGM yang dikembangkan dan ditambah dengan dana hasil pengelolaan
perpustakaan. Jadi, segala pengembangannya secara mandiri karena perpustakaan
ini bersifat independen. Terakhir mengenai anggota di Pepustakaan ICBC
mayoritas adalah mahasiswa psikologi dari UMBY, UAD, UTY, dan UGM.
Baik, sekiranya itulah tadi pemaparan saya mengenai
hasil kunjungan saya di Perpustakaan Psikologi ICBC. Kesimpulan yang saya ambil
dari kunjungan ini adalah bahwa mengembangkan sebuah perpustakaan ternyata
dapat menjadi usaha tersendiri juga dan dengan mendirikan perpustakaan
kita juga dapat ikut berpartisipasi dalam rangka mencerdaskan masyarakat.
“Ilmu tidak akan habis ketika dibagi”
Itulah kata-kata yang
saya dapat dari Perpustakaan ICBC.
Marilah kita biasakan membaca untuk memperluas wawasan dan
pengetahuan kita.
Terima kasih, semoga tulisan saya kali ini bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar