Sabtu, 05 Desember 2015

Kunjungan ke Perpustakaan Psikologi ICBC




Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi kawan-kawan, selamat berakhir pekan :)

Baik jumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan menyampaikan hasil kunjungan saya ke sebuah perpustakaan khusus yang saya kunjungi waktu lalu yaitu Perpustakaan Khusus Psikologi ICBC (Institution of Community Behavioral Change). Sebenarnya kunjungan ini merupakan tugas dari dosen saya, tetapi akhirnya saya temukan juga sisi asyiknya. Mau tahu seperti apa perpustakaan ini, oke langsung saja.

Perpustakaan Psikologi ICBC terletak di Jalan Ki Mangunkarso 27, Pakualaman, Yogyakarta atau tepatnya sebelah utara-barat SMK SMTI Yogyakarta. Perpustakaan ini sebenarnya adalah milik seorang Dosen Psikologi UGM yang sekarang sudah pensiun. Perpustakaan ini juga dibangun di atas pekarangan beliau. Berawal dari banyaknya koleksi pustaka beliau yang akhirnya dikembangkan menjadi sebuah perpustakaan khusus tentang ilmu psikologi.

Mengenai layanan untuk pemustaka, di sini saya menyarankan agar menjadi anggota perpustakaan karena kita akan mendapatkan fasilitas-fasilitas yang berbeda ketika menjadi anggota. Dari infomasi yang saya dapat ketika wawancara dengan pustakawan di Perpustakaan Psikologi ICBC, saya mendapat beberapa hal, yaitu:

1. Syarat untuk mendaftar menjadi anggota baru 
  • Fotocopy identitas yang masih berlaku (KTP/SIM & KTM) 
  • Pas foto 3 x 4 (2 lembar) 
  • Mengisi form pendaftaran secara lengkap 
  • Membayar biaya administrasi : 
    • Keanggotaan 3 bulan : Rp 45.000,00 
    • Keanggotaan 6 bulan : Rp 70.000,00 
    • Keanggotaan 1 tahun : Rp 120.000,00
  • Untuk perpanjangan keanggotaan : 
    • Keanggotaan 3 bulan : Rp 40.000,00 
    • Keanggotaan 6 bulan : Rp 65.000,00 
    • Keanggotaan 1 tahun : Rp 110.000,00
2. Ketentuan dan Keuntungan menjadi anggota Perpustakaan ICBC 
  • Anggota bebas biaya masuk ke Perpustakaan ICBC dan kota komik 
  • Berhak meminjam buku maksimal 3 buku selama 5 hari, dan dapat diperpanjang 1 kali 
  • Peminjaman buku harus meninggalkan KTM/KTP yang masih berlaku  & Kartu Keanggotaan Perpus boleh dibawa 
  • Perpanjangan dapat melalui sms/telepon dengan menyebutkan nama atau nomor anggota 
  • Keterlambatan pengembalian buku dikenakan denda Rp 5.000,00 per hari untuk setiap buku 
  • Biaya fotokopi, terjemahan, print, dan scan lebih hemat daripada non anggota 
  • Dapat memesan buku/jurnal untuk disiapkan terlebih dahulu sebelum datang (khusus untuk koleksi yang ada di Perpustakaan ICBC dan pemesanan minimal sehari sebelumnya) (free) 
  • Dapat memesan buku/jurnal psikologi di luar koleksi dari Perpustakaan ICBC dengan ketentuan biaya yang berlaku (not free) 
  • Perpanjangan Kartu Anggota berlaku dengan masa tenggang 1 bulan 
  • Bila kehilangan kartu dapat menghubungi pustakawan ICBC
3. Daftar tarif layanan

Layanan
Anggota
Non-Anggota
Biaya Masuk
Free
7.500
Fotokopi
185/lbr
300/lbr
Print
300/hal
400/hal
Scan
1000/hal
1.500/hal
Terjemahan
9.500
11.000

Nah, di sini saya tertariknya ternyata Perpustakaan ICBC juga melayani terjemahan, baru kali ini saya menemui Perpustakaan yang melayani seperti ini. Keren :D

4. Jam kerja perpustakaan ICBC

Senin – Jum’at
09.00 – 17.00
Istirahat
12.00 – 13.00

(Selama istirahat, Perpustakaan ICBC tutup sebentar & pemustaka dipersilahkan menunggu di luar ruang baca)
Hari Jum’at akhir bulan
Khusus untuk hari Jum’at di akhir bulan, Perpustakaan ICBC mengadakan Jum’at Bersih (Tutup) dan hanya menerima layanan pengembalian buku sampai pukul 12.00 WIB dan akan buka kembali seperti biasa pada hari jam kerja berikutnya.

Oh iya, terdapat satu hal lagi yang membuat saya terkagum, yaitu di Perpustakaan ICBC terdapat tempat baca komik/ comic corner yang bernama "Kota Komik". Di ruangan ini terdapat ratusan komik menarik yang dapat dibaca untuk refreshing ketika pikiran sudah mulai penat. Ruangan ini dapat menjadi hiburan tersendiri atau tempat kita menghabiskan waktu bagi yang hobi membaca cerita bergambar, termasuk juga manga. :D (Ket: manga adalah istilah komik dalam bahasa Jepang)

Mengenai kemudahan dalam pengaksesan bahan pustaka, di perpustakaan ini sudah diotomasi sedemikian rupa menggunakan SLiMS (Senayan Library Management System) yang dapat diakses secara intranet menggunakan komputer yang telah disediakan. Untuk sistem klasifikasinya, di sini juga menggunakan klasifikasi DDC (Dewey Decimal Classification). Oh ya, tidak lupa ketinggalan ruangannya juga sangat nyaman. Ruangannya cukup dingin untuk kenyamanan membaca karena ada AC dan akses Wifi secara gratis untuk anggota maupun non-anggota.

Untuk bahan pustaka di sini bermula dari milik pribadi Dosen Psikologi UGM yang dikembangkan dan ditambah dengan dana hasil pengelolaan perpustakaan. Jadi, segala pengembangannya secara mandiri karena perpustakaan ini bersifat independen. Terakhir mengenai anggota di Pepustakaan ICBC mayoritas adalah mahasiswa psikologi dari UMBY, UAD, UTY, dan UGM.

Baik, sekiranya itulah tadi pemaparan saya mengenai hasil kunjungan saya di Perpustakaan Psikologi ICBC. Kesimpulan yang saya ambil dari kunjungan ini adalah bahwa mengembangkan sebuah perpustakaan ternyata dapat menjadi usaha tersendiri juga dan dengan mendirikan perpustakaan kita juga dapat ikut berpartisipasi dalam rangka mencerdaskan masyarakat.

“Ilmu tidak akan habis ketika dibagi”

Itulah kata-kata yang saya dapat dari Perpustakaan ICBC.

Marilah kita biasakan membaca untuk memperluas wawasan dan pengetahuan kita.
Terima kasih, semoga tulisan saya kali ini bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar