Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Halo teman-teman, selamat malam!
Jumpa lagi dengan
saya nih. Wah, rasanya sudah lama ya tidak posting di blog ini. Hehe.. Ya iyalah orang
aku kan ngepost cuma kalau ada tugas kuliah doang. Wkwkwk :D
Oh iya, di kesempatan kali ini aku
ingin menulis mengenai perjalanan hidupku nih. Dimulai dari aku lahir sampai
sekarang. Wah kira-kira seperti apa ya? Pada kepo kan? Wkwk, besar kepala amat
:v
Ya sebenarnya ini juga merupakan
salah satu tugas kuliah sih, yaitu tugas mata kuliah Dokumentasi Budaya Lokal di
Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Buat informasi saja
ya, DBL ini adalah sebuah mata kuliah baru di jurusanku, yaitu baru ada di
kurikulum 2016 kemarin. Nah, kebetulan mata kuliah ini diampu oleh Ibu Siti
Rohaya.
Okey, tidak perlu berpanjang lebar,
langsung saja cekidot...
Masa-Masa Balita (Usia 0-5 tahun)
Yak, dimulai dari aku lahir ya
guys. Waktu itu, pada hari Senin pagi (Senin Pon) tepatnya pukul 01.00 pagi tanggal 17 Juni
1996, aku terlahirkan di dunia ini dari seorang ibu yang bernama Sutarmi dengan
didampingi oleh ayahku, Jamari. Aku lahir di waktu dini hari di sebuah klinik
bersalin di daerah Kecamatan Pandak, Bantul, Yogyakarta. Sebenarnya aku kurang mengerti
bagaimana kisahku dulu sih, cuma aku dulu waktu kecil tinggal di tempat orang tua
Ibuku di Dusun Bongsren, Gilangharjo, Pandak, Bantul. Pada waktu umur 2 tahun,
aku pernah diajak orang tuaku pergi ke Tangerang. Kemudian, pada umur 4 tahun
aku pindah bersama orang tuaku ke kampung halaman orang tua ayahku di Dusun
Ngincep, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kab. Bantul. Nah, mulai saat itu
aku menetap di daerah ini hingga saat ini.
Masa Taman Kanak-Kanak (TK) (Usia
5-6 tahun)
Ketika menginjak umur 5 tahun, aku
disekolahkan di sebuah TK bernama TK PKK 73 Trimanunggal di daerah kecamatanku, Pajangan.
Aku mulai mendapat banyak teman di sekolah ini. Hari-hari aku jalani dengan
senang hati. Hingga pada waktu aku mau lulus, adikku lahir pada bulan Mei 2002.
Aku senang sekali waktu itu karena doaku dikabulkan yaitu aku diberikan seorang adik perempuan.
Masa Sekolah Dasar (SD) (Usia 6-12
tahun)
Memasuki masa SD, pada tahun 2002
aku mulai sekolah di SD Manukan yang saat ini berubah menjadi SD Sendangsari
semenjak aku kelas 6. Waktu kelas 1 hingga 2, setiap hari aku berangkat ke
sekolah dengan diantar oleh ayahku memakai sepeda onthel. Dengan jarak tempuh yang
kurang lebih 15 menit dari rumahku. Memasuki kelas 3, waktu itu aku mulai
mendapat teman dari kakak kelas yang tidak naik kelas. Sehingga kelasku mulai
menjadi berisik kala itu. Namun, beruntungnya aku mendapat guru kelas yang
sangat baik hati dan penyabar. Memasuki kelas 4, saat itu aku mendapat ruang kelas di
paling pojok sekolah yang merupakan bekas laboratorium IPA, sehingga ruangannya
sangat pengap. Dan sialnya aku mendapatkan seorang guru kelas yang sangat
killer. Tragedi ini berlanjut hingga kelas 5 karena beliau mengajar di kelasku selama
2 tahun. Kemudian memasuki kelas 6, nah di waktu ini adalah masa-masa paling
bersejarah bagi SD ku karena waktu itu ada peristiwa penggabungan antara SD Manukan
(SD ku) dan SD Jaten (SD tetangga) yang kemudian menjadi SD Sendangsari (nama
kelurahan). Penggabungan ini mengakibatkan anak-anak SD Jaten dan juga
guru-gurunya bergabung ke SD ku dan gedung bekas SD Jaten dijadikan untuk
perluasan kantor UPT PPD Kecamatan Pajangan. Banyak teman baru dan suasana baru yang aku dapatkan
dari peristiwa ini.
Masa Sekolah Menengah Pertama (SMP)
(Usia 13-15 tahun)
Pada tahun 2008 aku mulai memasuki
sekolah selanjutnya yaitu di SMP N 1 Pajangan. Sekolah ini sebenarnya hanya
berseberangan dengan SD ku sebelumnya, yaitu hanya dipisahkan oleh sebuah
lapangan sepak bola. Waktu itu aku masuk ke SMP dengan ranking ke-20 pada nilai
UASBN, yaitu dengan NEM 25,40. Dan ajibnya aku memperoleh rangking ke-4 ketika
lulus SMP dengan nilai 35,85. Pada Waktu kelas 7 SMP, hal yang paling berkesan
adalah ketika kegiatan kemah di Candi Prambanan. Waktu itu aku kebetulan
bersamaan ulang tahunnya dengan kakak kelasku, yang mana dia adalah seorang
cewek. Kita memiliki kesamaan tanggal lahir namun beda tahun. Aku benar-benar kesel
waktu itu karena dijodoh-jodohkan dengannya. Akan tetapi hal itu merupakan
sebuah ulang tahun yang paling berkesan buatku. Wkwk.. Nah, waktu itu adalah
ulang tahunku yang ke-13.
Pada kelas 8 SMP, hal yang paling
berkesan adalah ketika studi tour ke Bandung. Waktu itu rombongan kelas 8 SMP N
1 Pajangan mengadakan studi tour dengan tujuan Gunung Tangkuban Perahu, Museum
Puspa, dan Pasar Cibaduyut.
Kemudian memasuki kelas 9 SMP, hal
yang paling berkesan adalah ketika aku dekat dengan perempuan pertama kalinya. Wuihh.. wkwkwk..
Tapi hubungan itu terpaksa kandas dikarenakan Ujian Nasional. Haha.. Namun aku
juga bersyukur karena dapat lulus dari SMP dengan nilai yang sangat memuaskan.
| Reuni dan Buka Bersama Alumni SMPN 1 Pajangan '11 |
Masa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
(Usia 15-18 tahun)
SMK Negeri 1 Pajangan, merupakan
sekolah yang tidak ada dalam rencanaku. Ketika aku lulus dari SMP, waktu itu
keinginanku adalah melanjutkan sekolah ke SMK N 1 Bantul atau kalau tidak di
SMK N 1 Sedayu. Namun, keinginan itu tidak dapat terwujud gegara masalah biaya
dan transportasi. Sehingga pada akhirnya aku melanjutkan sekolah di sekolah
ini.
Ketika aku kelas X SMK, hal yang
paling berkesan adalah saat aku dapat sekelas dengan kakak-kakak kelasku SMP
yang saat itu bisa menjadi satu kelas. Kelasku waktu itu dipenuhi oleh anak-anak
lulusan SMP 1 Pajangan. Boleh dikatakan bahwa kelasku adalah kelas yang paling
ribut karena terdiri dari orang-orang lebih tua dan bermasalah. Haha. Namun, mereka semua
memiliki sisi positif berupa bakat terpendam seperti dalam olahraga bola voli misalnya. Karena setiap acara pertandingan
bola voli se-SMK (class meeting), kelaskulah yang selalu menang. Bersyukur banget deh berada di
kelas ini dan punya teman seperti mereka.
Memasuki kelas XI, adalah waktu di
mana aku PKL di Badan Pusat Statistik (BPS) D.I. Yogyakarta. Hal yang paling
berkesan waktu itu adalah ketika aku sering menghabiskan waktu di tempat PKL,
jalan-jalan di UMY, dan dapet teman PKL dari SMK 1 Bantul. Dua orang cewek
asyik yang bernama Erista dan Tiwi. Sementara kami dari SMK 1 Pajangan
(Skapaja) terdiri dari aku sendiri, Aji, dan Indra. Kami berlima sering
menghabiskan waktu saat Jumat pagi dengan jalan-jalan sepedaan.
![]() |
| Waktu PKL 1 |
![]() | ||||
| Waktu PKL 2 |
![]() |
| Waktu Ikut PMR Unit 01 Bantul |
![]() |
| Reuni PKL BPS D.I. Yogyakarta '13 |
![]() |
| HKSN 2013 di Kaliurang |
![]() |
| Waktu PKL 3 |
![]() |
| Rapat FORPIS Kab. Bantul |
Kelas XII SMK, saat ini adalah
masa-masa galauku dimulai. Dari perjuangan pengerjaan Ujian Kompetensi Kejuruan
(UKK), Ujian Nasional (UN), dan persiapan SBMPTN 2014. Waktu itu aku sangat
bingung untuk melanjutkan kuliah atau kerja. Namun aku selalu mendapatkan semangat
dari kakak kelasku yang keterima di Prodi BK UNY untuk lanjut kuliah, karena
sangat disayangkan jika melihat kemampuan akademikku yang tergolong baik
(katanya) akan terbuang sia-sia karena tidak melanjutkan kuliah. Oleh karena
itu aku mulai belajar soal simulasi SBMPTN sembari persiapan UN 2014.
Hal yang paling aku syukuri adalah
ketika aku dapat lulus dengan NEM 35,87 dengan nilai mata ujian Matematika
hampir sempurna, yaitu 97,5. Alhamdulillah banget deh pokoknya.
![]() |
| Outbound Bersama KP3 di Gunung Api Purba |
![]() |
| Foto Ijazah SMK |
Masa Lulus Sekolah (Galau Tidak
Diterima PTN Kemudian Kerja) (Usia 18-19 tahun)
Namun, dengan nilai akademik segitu
tidaklah membawaku dengan sukses melewati seleksi PTN. Waktu itu, SNMPTN 2014
aku mengambil prodi Sastra Inggris UGM, Ilmu dan Industri Peternakan UGM, dan
Teknologi Pendidikan UNY, dan hasilnya tidak lolos. Kemudian dilanjut SBMPTN 2014
dengan prodi Manajemen Pendidikan UNY, Teknologi Pendidikan UNY, dan Ilmu
Sejarah UNY, namun tidak lolos juga. Aku sangat sedih dan iri waktu itu karena
banyak teman-teman SMA ku yang lolos seleksi sementara di lain sisi sedikit sekali
dari anak-anak SMK yang lolos. Tapi ya apa dayakulah. Akhirnya aku memutuskan
untuk kerja dahulu dan mencoba seleksi PTN lagi tahun depan. Kemudian, untuk
mengisi satu tahun itu aku bekerja sebagai tukang fotokopi di sebuah toko
Fotocopy dan Alat Tulis Kantor (ATK) di dekat SMP ku dulu. Dan beruntungnya toko
tersebut adalah milik mantan kepala sekolahku sewaktu SD.
Dari hasil kerja tersebut aku dapat
mengumpulkan uang untuk membeli sebuah laptop. Kemudian tiba waktunya SBMPTN
2015, saat itu aku mengambil jurusan Teknologi Pendidikan UNY, Ilmu
Perpustakaan UIN SUKA, dan Sastra Inggris UIN SUKA, dan Alhamdulillah aku dapat
diterima di pilihan kedua yaitu di jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pokoknya seneng
banget deh waktu itu karena aku merasa perjuanganku selama satu tahun itu
akhirnya tidak sia-sia dan membuahkan hasil.
Namun ada hal yang sangat membuatku
bimbang yaitu ketika aku juga mengikuti SM UNY 2015 dengan prodi Teknologi
Pendidikan dan Ilmu Komunikasi. Waktu itu ternyata aku juga lulus dan diterima
di jurusan Teknologi Pendidikan. Ya Allah bingung sekali aku waktu itu karena
jurusan itu merupakan pilihan pertamaku di SBMPTN. Dan dulu itu aku benar-benar
tidak ada keinginan kuliah di UIN guys, pandanganku ya kuliah itu di UNY. Tapi
dengan berbagai pertimbangan yang banyak, akhirnya aku memutuskan untuk tetap memilih
di UIN saja walaupun dengan niat setengah-setengah. Alasan yang paling
membuatku tetap memilih UIN adalah karena aku telah daftar ulang dengan uang murni
hasil tabunganku kerja, sementara di UNY UKT ku juga 3 kali lipat lebih mahal
dari yang di UIN hanya 1.100.000 sementara di UNY 3.150.000. Mau bayar pakai
apa ini? Sementara uang di tabunganku tinggal aku sisakan buat kegiatan
OSPEK/ OPAK. Kemudian dengan terpaksa aku membatalkan untuk kuliah di UNY yang aslinya
tinggal satu langkah lagi untuk masuk ke sana. Duh jan ya Allah :')
![]() |
| Pengumuman SBMPTN 2014 |
![]() |
| Pengumuman SBMPTN 2015 |
![]() |
| Pengumuman SM UNY 2015 |
![]() |
| Buka Bersama CV. Optimis Sukses |
![]() |
| Back to PMR Unit 01 Kab. Bantul |
Masa Kuliah (S1) (Usia 19 tahun -
sekarang)
Memasuki masa kuliah, dimulai dari
kegiatan OPAK di semester 1. Setiap kampus pasti memiliki sebuah kegiatan rutin
yang selalu diadakan tiap awal tahun ajaran baru untuk menyambut para mahasiswa
barunya. Di UIN Sunan Kalijaga, kegiatan ini dinamakan Orientasi Pengenaan
Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK). Di mulai dari kegiatan itu, aku sudah mulai
heran dengan para kakak tingkat di kampus ini. Aku kaget dengan mereka semua,
pasalnya perilaku dan penampilannya sungguh tidak mencerminkan sebagai
seorang mahasiswa. Ada yang berpakaian compang-camping, gondrong, dan sebagainya yang
menjadi panitia OPAK. Rasa bimbangku untuk kuliah di kampus ini makin bertambah
karena sepandanganku yang namanya mahasiswa itu berpakaian rapi dan beretika
baik pula. Aku menyimpulkan seperti itu karena aku melihat mahasiswa UNY pada seperti
itu. Nah ini berbeda sekali kenapa kok di UIN kayak gini? Namun, bagaimanapun
itu, aku harus tetap menerima dan menjalaninya karena memang hal ini sudah
menjadi keputusanku untuk kuliah di kampus ini.
![]() |
| Makrab FADIB UIN SUKA 2015 (1) |
![]() |
| Kuliah Umum Prodi IP UIN SUKA Tahun 2015 |
Kemudian, untuk memperkuat niatku
kuliah di kampus ini dan di jurusan ini, mulai semester 1 ini aku mencoba
mencari sebuah organisasi mahasiswa (Ormawa). Akhirnya, aku putuskan untuk mendaftar di
salah satu organisasi jurusan Ilmu Perpustakaan yaitu ALUS Asosiasi Mahasiswa
Ilmu Perpustakaan. Kemudian, di lain sisi aku juga mendaftar sebuah beasiswa
pemerintah, yaitu bidikmisi, sehingga dengan otomatis aku tergabung di
organisasi yang mewadahinya yaitu ASSAFFA (Association of Bidikmisi Students of
State Islamic University of Sunan Kalijaga Yogyakarta).
![]() |
| Makrab ALUS DIY 2015 |
![]() |
| ALUS DIY Bareng HIMA FT UMY |
| TBM Iqro Kec. Pajangan (1) |
| TBM Iqro Kec. Pajangan (2) |
| TBM Iqro Kec. Pajangan (3) |
| TBM Iqro Kec. Pajangan (4) |
![]() |
| TBM Iqro Kec. Pajangan (5) |
Mulai masuk semester 2, hari-hari
kujalani seperti biasanya dan tidak ada yang istimewa. Namun, di akhir semester
ini aku terkejut karena aku diamanahi menjadi seorang Ketua Divisi di salah
satu divisi di ALUS, yaitu Divisi Pengembangan Profesi. Mulai saat itu, aku
mulai menjadi seorang mahasiswa organisatoris.
![]() |
| Jogja Membaca 5 ALUS DIY 2016 (1) |
![]() |
| Jogja Membaca 5 ALUS DIY 2016 (2) |
![]() |
| Pekan Inovasi dan Teknologi LIPI 2015 |
Memasuki semester 3, aku memiliki
keinginan untuk tergabung ke dalam sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan sebuah
organisasi jurusan yang dinaungi oleh kampus. Oleh karenanya aku putuskan untuk
mengikuti UKM Studi dan Pengembangan Bahasa Asing (SPBA) dan Himpunan Mahasiswa
Jurusan Ilmu Perpustakaan (HMJ-IP). Namun, ternyata langkahku kali ini
benar-benar membuatku pusing di mana aku harus membagi waktuku untuk mengikuti
4 organisasi sekaligus.
| Kemah Pustaka HMJ-IP UIN SUKA '16 |
Memasuki semester 4, aku berniat
untuk mengurangi aktivitas organisasiku. Oleh karena itu aku perlahan demi
perlahan mulai tidak aktif di SPBA, HMJ-IP, dan ASSAFFA. Dan niatku ini
benar-benar aku realisasikan di akhir semester ini ketika aku diamanahi hal yang lebih besar oleh
teman-teman ALUS untuk menjadi Ketua Umum ALUS periode 2017-2018. Sehingga,
organisasi yang aku ikuti saat ini tinggallah ALUS saja dan Karang Taruna di
desaku. Dengan begini aku berharap dapat menjalankan amanah yang telah
diberikan kepadaku dengan baik sembari tetap fokus di kuliahku karena aku
menyadari sebagai mahasiswa bidikmisi, prestasi akademik harus terus
dipertahankan.
![]() |
| Pelatihan Jurnalistik ALUS DIY 2017 |
![]() |
| Pelantikan Ketum ALUS 2017/2018 |
Memasuki semester 5 hingga saat
ini, waktu sehari-hariku selalu lebih banyak aku habiskan di kampus. Karena mau
bagaimana lagi, di ALUS aku menjadi Pengurus Harian dan tugas-tugas di semester
ini sangatlah banyak. Sehingga boleh dikatakan bahwa aku ini adalah orang yang nglaju
pakai motor dari rumah namun jarang sekali di rumah. Namun walaupun begitu aku
punya keyakinan untuk menjalani saja waktu saat ini dengan iklhas dan senang hati. Aku yakin semua kesibukanku di kuliah dan organisasi ini besok pasti
akan bermanfaat. Dan hal yang paling penting adalah, bukan nilai IPK maupun
banyaknya kegiatan yang menjadi tolak ukur kesuksesan kehidupan kita di kampus,
namun pertemanan dan kekeluargaan dengan orang-orang di sekitar kitalah yang
penting. Karena teman adalah yang akan selalu menolong ketika kita kesusahan dan tidaklah cukup hanya selembar kertas yang akan menentukan kesuksesan kita setelah lulus
nanti.
| Buka Bersama IP A 2017 |
| ICOASL 2017 UIN SUKA |
![]() |
| Ilmu Perpustakaan Kelas A |
![]() |
| ALUS DIY 2017/2018 |
Niat bimbangku kuliah di UIN mulai berkurang ketika aku mendapatkan teman-teman seperti kalian di kampus ini. Pokoknya tetap jaga solidaritas guys! Keep solid lur!
If You Wanna Go Fast, Go Alone
If You Wanna Go Far, Go Together
Yak kurang lebih sekian cerita
pendekku mengenai perjalanan hidupku dimulai dari aku lahir dahulu hingga
sekarang. Semoga tulisanku kali ini ada manfaatnya buat kalian. Terima kasih banyak.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Sedikit motto:
Jadilah seperti air, walaupun ia
terbentur bebatuan ke sana ke mari, namun ia tetap akan sampai pada tujuannya.
Keep fighting fams!






























